Kursus Yang Mahir di KMD
by: Vie's
Kalau lihat anak-anak pramuka nyanyi sambil joget ngapalin lagu pramuka sih biasa. Tapi kalau kakak pembina yang usianya udah kepala tiga bahkan kepala empat? Gimana lucunya ya? Itulah suasana hebring di SD Kutosari 02 Gringsing saat kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Kepramukaan.
Apa sih KMD itu?
“KMD merupakan kegiatan Kepramukaan berjenjang untuk dewasa. Intinya ya kegiatan untuk pembina yang belum pernah dikursus sebelumnya.” kata Kak Wastori, Pinsus atau Pimpinan Kursus kegiatan ini.
Kegiatan ini dimulai hari Sabtu, 20 Desember 2008 dengan ditandai ketok palu Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Batang, H. Imam Noegroho, S.Sos. Pesertanya pun lumayan banyak. Ada sekitar 70-an peserta yang terdiri dari beberapa elemen, yaitu pembina SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, pamong saka se-kec. Gringsing, Dewan Kerja Ranting Gringsing. Bahkan ibu rumah tangga ada yang antusias ikut ngeramein acara ini.
Kegiatan dibagi menjadi dua aspek. Teori dan praktek. banyak banget yang diajarin. mulai dari teknik kepramukaan, prinsip dasar kepramukaan, upacara apel, upacara api unggun, metode kepramukaan, outbond dan ketrampilan yang lain. semuanya dikemas dengan riang gembira oleh para pelatih, diantaranya Kak Jumi, Kak Dul Mukti, Kak Gufron, Kak Linasi, Kak Maryati dan Kak Wastori.
Sebenarnya tujuannya apa sih? Kak Wastori bilang, selain program kerja Kwarcab, kegiatan ini dimaksudkan sebagai pengkaderan pembina pramuka di Kab. Batang. Karena semakin hari, jumlah pembina semakin menyusut, padahal jumlah peserta didik makin lama makin meningkat. Itulah yang bikin Kwarcab Batang ngotot ngadain kegiatan ini.
Selain itu, kegiatan yang bermotto satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan ini diharapkan buat ningkatin mental pembina agar menjadi manusia yang lebih berkualitas dan trampil dalam segala bidang. Nggak itu aja, bagi pembina yang ikut kursus juga dikasih tahu gimana sebenarnya Pramuka itu. Pramuka bukan cuman ajang nyanyi-nyanyi doang. Tapi merupakan kegiatan yang positif dan sangat bermanfaat bagi kita.
“Semoga dengan kegiatan ini, kita semua mampu meningkatkan kedisiplinan, ketakwaan kita kepata Tuhan YME, semakin cinta dengan tanah air, dan semakin bisa menghargai hidup.” kata Kak Imam Noegroho ketika pemutupan kegiatan, kamis, 25 Desember 2008.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar